Guree.id, Lhokseumawe, 25 April 2020, Assalamualaikaum Warahmatullahi Wabarakatuh, sahabat guree.id di mana saja anda berada, tentunya anda dan keluarga menjadi lebih baik.  Bagian motivasi kali ini saya tertarik dengan kata-kata motivasi David J.Schwart dalam bukunya Berfikir dan Berjiwa Besar dia mengatakan bahwa  “Semakin Bagus Bungkusan Anda Semakin Banyak Orang Menghormati Anda”.

Coba kita lihat dalam hidup ini, betapa banyak jenis produk yang sama nilainya berbeda ketika barang tersebut sudah di kemas dan di taruh di estalase. Sebagai contoh kuwe atau roti yang dijual bebas dengan yang dijual di super market, kenapa ? karena bungkusnya, maka bernilai.  

Anda beli buah kuini di pinggir jalan pasti anda pilih, pijat dan cium aromanya sambil betanya berapa harganya 1 kg. Jika anda jadi membelinya tidak ada soal bahwa kuini tersebut milik anda setelah transaksi, tetapi ketika transaksi tidak terjadi apa nasib kuini, jadi lembek dan nilainyapun berkurang.

Tidak hanya anda saja yang menyentuh buah kuini tersebut, banyak tangan yang ingin merabanya dan menciumnya karena aromanya yang membangkitkan selera, itulah nasib kuini semakin tidak bernilai. Tapi coba jika buah kuini dikemas dengan rapi dan pajang di rak buah swalayan tentu nasibnya berbeda, lebih bersih dan bernilai.  

Begitu juga nilai hidup seseorang, pertama dari permormance baik pakaiannya dan penampilannya yang secara kasat mata orang lain bisa menilai. Praktekkan saja coba anda datang ke sebuah toko dengan penampilan sandal jepit, baju alakadarnya, rambut kusut pasti sipenjaja toko berkesimpulan bahwa anda bukan calon pembeli yang baik dan tidak ada uang.

Selain permormance dan penampilan anda yang bernilai, akhlak dan ilmu yan anda miliki menjadi nilai bagi anda. Orang yang berilmu akan dihormati oleh orang yang berilmu pula, karena dalamnya ilmu atau jam terbang seseorang itu bisa diukur oleh orang yang memiliki kapasitas untuk itu. Orang yang memiliki kompetensi baik akan dinilai dan dihormati oleh orang memliki kompetensi juga. 

Orang-orang yang memiliki akhlakul karimah, itulah sebenarnya pakaian yang sebenar-benarnya pakaian atau bungkusan seseorang. Akhlak itu cerminan jati diri seseorang dalam berintaraksi sesama. Berakhlak bukan tujuan dihormati orang, tetapi merupakan sunnah Rasulullah yang kita jadikan tauladan bagi kita. Bagi wanita pakaian yang menutupi dirinya juga akhlak, pakaianmu adalah akhlakmu.

Supaya hidup kita bernilai dan berharga mari kita bungkus dengan Akhlakul karimah, Ilmu pengetahuan yang bermanfaat, wawasan yang luas, Permormance dan kepribadian yang menarik, jadilah hidup kita bermakna dan bermanfaat bagi orang lain. 

Demikian Haba peuingat, terutama bagi penulis sendiri hanya menulis kembali apa yang pernah penulis ketahui dan amati. Mohon maaf atas segala kekurangan.

Sebagian dari tulisan ini sudah pernah dimuat di steemit/mukhtarilyas, tanggal 11 April 2018.  Penulis: @mukhtarilyas, Editor: guree.id