Guree.id, Lhoseumawe, 13 Mei 2020, Sahabat guru.id di mana saja anda berada, selamat beribadah Puasa, semoga diterima oleh Allah.  Kali ini saya kembali mengingatkan diri saya dan teman semua sebuah hadis maja sebagaimana judul ”GOLOM TADUEK KA TANYUEU”. Bisa anda bayangkan sebelum anda duduk sudah meluruskan kaki, apa jadinya. Bokongnya akan langsung jatuh ke lantai dengan mulus karena melampaui yang seharusnya. Normalnya duduk dulu, baru kaki bisa diluruskan. 


Hosting Unlimited Indonesia

Dalam hidup sering kita jumpai tidak mengikuti langkah-langkah atau  Prosedur Operasional Standar, maka jika salah bisa fatal. Dalam kepemimpinan jika kebijakan melampaui atau mendahului aturan dan  juknis yang dikeluarkan pejabat setingkat diatasnya maka sama dengan mempertinggi tempat jatuh.  perilaku seorang pimpinan/manager kadang kala sering over tanpa memperhatikan SOP dan juknis yang  ada. Jangan mengambil kebijakan jika regulasi dan petunjuk teknisnya belum jelas kalau tidak mau beresiko tinggi. Manajer yang baru diangkat hendaknya beradaptasi dulu jangan gegabah dalam menerima masukan apalagi mengeksekusinya. Identifikasi masalah dan amati kebiasaan, analisa sumber daya yang ada baik sarpras, SDM dan sumber daya keuangan. Bukan idealis tetapi menjalankan SOP dalam konteks kekinian di sebuah Organisasi seperti nya wajib ya, mengingat sistem yang sudah berjalan, tidak mungkin ada lompatan tangga yang membahayakan. Langkah yang tidak pas menginjak bisa terpeleset.  SOP itu perlu, contoh yang paling simpel tidak mungkin seorang siswa bisa gol PTN  tanpa proses nilai yang baik dari 5 semester, artinya tidak mungkin ada nilai simsalabim. Contoh lain bagaimana bisa usul pangkat jika PTK dan Jurnal tidak ada dalam SKP, dan terhitung dalam PAK atau mungkinkah ada jalan tol untuk itu. Boleh SOP tidak dijalankan jika bukan prinsip dasar dari sebuah Organisasi. Prosedur perlu diikuti langkah demi langkah secara terstruktur. Jadi haba peingat indatu kita sarat dengan makna dan aba-aba keselamatan.

"BEK TA NYUEU SI GOLOM TA DUEK"
Larangan untuk selamat dari kecelakaan baik kepribadian maupun fisik. Sangat bijak kalimat tersebut untuk kita indahkan dan aplikasikan dalam menjalani hidup dan kehidupan ini.
Artikel ini bisa  menjadi pengingat diri penulis dan para pembaca sahabat guree.id. Saran dan komentar silahkan di kolom bawah. Penulisan Bahasa Daerah dan maksud yang terkandung jika kurang tepat saya mohon maaf, untuk itu perlu masukan yang membangun.