Guree.id, Lhokseumawe, 24 Juni 2020, sahabat guree.id hasil akan menjadi maksimal jika direncanakan dengan baik, Perencanaan dan proses sangat menentukan hasil. Untuk itu saya ingin berbagi kali ini Bagaimana merencanakan Anggaran Sekolah. 

Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah merupakan suatu rencana kerja tahunan pada tingkat satuan pendidikan sebagaimana Peraturan Pemerintah No 48 Tahun 2008 pasal 67 Ayat 3 disebutkan ”Rencana tahunan penerimaan dan pengeluaran dana pendidikan oleh satuan pendidikan dituangkan dalam rencana kerja anggaran tahunan satuan pendidikan sesuai peraturan perundang-undangan”  

Setiap awal tahun sekolah menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) yang berpedoman kepada Petunjuk Teknis yang dikeluarkan oleh Kemendikbud. Bagaimana menyusun RKS dan RKAS secara detail akan di bahas khusus. Kali ini kita fokus dulu pada bagaimana manajemen menyusun Anggaran.

Kadarman memberi urutan langkah perencanaan sebagai berikut: ”Menyadari adanya peluang, menentukan sasaran, menentukan premis, menentukan arah tindakan alternatif, mengevaluasi arah tindakan alternatif, memilh satu arah alternatif, merumuskan rencana turunan dan mengurutkan rencana berdasarkan anggaran”. 

Candoli Carsl mengemukakan, ”Dalam lembaga pendidikan anggaran sekolah merupakan instrumen perencanaan dan instrumen pengendalian.”  (Danumihardja)

Anggaran pada suatu periode merupakan pedoman untuk melakukan operasi selama periode anggaran dan merupakan proyeksi dari hasil operasi yang mungkin dapat dicapai. Dalam pembuatan anggaran, manajemen lembaga perlu melihat kedepan  dalam menilai situasi yang akan datang dipandang dari segi tujuan  strategik lembaga. 

Stephen P.Taylor menyatakan anggaran penting dilakukan dengan alasan sebagai berikut:

(1) untuk menentukan apakah mereka akan mendapat laba; (2) untuk menghitung dampak keputusan tertentu yang direncanakan atau perubahan pasar pada anggaran yang ada; (3) untuk mengesahkan keputusan bisnis yang telah diambil; (4) untuk menentukan target manajemen; dan (5) untuk menentukan tingkat kebutuhan.  (Danumihardja)

Penerapan dalam dunia pendidikan apa yang dikemukan oleh Stephen P.Taylor sesuai dengan Candoli bahwa anggaran pendapatan dan belanja  itu harus jelas perencanaannya supaya dapat dikontrol apakah tujuan sekolah yang akan dicapai dapat berdayaguna dan berhasilguna. Sekolah sebagai lembaga pendidikan baik yang diselenggrakan oleh pemerintah atau masyarakat  harus dapat menempatkan diri sebagai multi playing efect bagi kebutuhan masyarakat (Stakeholder), artinya sekolah selalu berorientasi kepada pasar, selain memikirkan keuntungan yang dapat diperoleh oleh sekolah.

Jadi perencanaan anggaran merupakan kegiatan mengkoordinasi semua sumber daya yang tersedia untuk mencapai sasaran yang diinginkan secara sistematis tanpa menyebabkan efek samping yang merugikan, kepala sekolah sebagai manajer harus ada kiat-kiat dan strategik perencanaan anggaran.

Demikian yang dapat saya bagikan kali ini, tetaplah bersama guree.id 

Referensi:

1.Anwar, Moch Idochi. (2013), Administrasi Pendidikan dan Manajemen Biaya Pendidikan, Bandung: Alfabeta.

2.Fattah, N. (2012), Ekonomi dan Pembiayaan Pendidikan, Rosdakarya; Bandung.

3.Harnanto dan Zulkifli, (2013),  Manajemen Biaya, UPP AMP YKPN;Yogyakarta.

4.Silalahi, U. (2012), Pemahaman Praktis Azas-Azas Manajemen, Bandung: Mandar Maju.

5.Sagala, S. (2014), Manajemen Berbasis Sekolah & Masyarakat, Strategi Memenangkan Persaingan Mutu, Nimas Multima; Jakarta.