Guree.id, 14 Maret 2020

Penyelenggaran Ujian Sekolah Tahun 2020 mengacu pada Permendikbud No.43 Tahun 2019. dimana sekolah diberikan wewenang menyusun POS Ujian Sekolah sendiri. Sedangkan Ujian Nasional tetap mengacu pada POS UN dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Walaupun sekolah menyusun sendiri soal ujian, tetapi tetapi harus memenuhi mekanisme, untuk Tes tertulis sebagai berikut:

Kisi-kisi dan indikator soal disusun oleh masing-masing satuan pendidikan.

Seluruh soal US disusun oleh tim guru dari satuan pendidikan masing-masing (minimal 2 paket soal yang terdiri dari 1 paket utama dan 1 paket susulan)

Sekolah yang melaksanakan tes tertulis melakukan perakitan soal US dengan komposisi:

1) Level Kognitif 1 (C1 dan C2)= 25% - 30%,

2) Level Kognitif 2 (C3)    = 50% - 60%, 

3) Level Kognitif 3 (C4, C5 dan C6)=10% - 15%.   dan Komponen soal berkarakter HOTS sekurang-kurangnya 25%

Persiapan siswa

Fokus waktu dan pikiran menghadapi US dan UN, kesampingkan dulu kebiasaan buruk, seperti keluyuran malam, main game online dan kegiatan lain yang membuat kegaduhan. Kemudian jaga  kesehatan karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa dan mental yang sehat untuk itu olahraga yang cukup, tidur yang cukup dan refreshing yang cukup demi keseimbangan mental.

Kiat sukses US dan UN

1. Semangat yang tinggi

Anda sebagai harapan banyak orang, harapan orang tua, harapan keluarga , harapan agama dan bangsa harus memiliki semangat yang tinggi dalam menyelesaikan detik-detik terakhir anda di SMA atau SMP. Anda harus yakin bahwa anda mampu dapat menyelesaikan USBN dan UNBK dengan sukses. Kesuksesan ada di tangan anda, jangan menunda lagi, lakukan, lakukan dan lakukan hal-hal yang positif. Anda tidak boleh pesimis anda harus optimis bahwa semua rintangan bisa diatasi. Bulatkan tekad dan semangat juang untuk meraih semua harapan yang sudah anda ukir dalam memori anda bahwa anda ingin jadi dokter bahwa anda ingin jadi seseorang Teknisi, ahli Matematika, ahli Komputer, ahli pertambangan, ingin jadi dosen, jadi guru, jadi Polisi, jadi Tentara, jadi pilot, jadi negarawan dan banyak sekali.

2. Usaha

Usaha, artinya melakukan aktifitas yang positif untuk menghasilkan sesuatu barang atau jasa . Usaha dalam belajar adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh siswa menuju perubahan sikap dan tingkah laku yang tidak baik kearah yang lebih baik, perubahan karakter, perubahan kearah menjadi tahu dari tidak tahu, perubahan kearah lebih terampil. Bentuk usaha, siswa datang kesekolah tepat waktu, siswa mengikuti les, siswa mengikuti program ekstrakurikuler, siswa mengikuti simulasi UNBK dan berbagai aktifitas lain yang diselenggarakan oleh sekolah atau di luar sekolah. Berusahalah dengan gigih, tekun ,ulet dan penuh integritas yang tinggi karena orang bijak berkata usaha yang sungguh-sungguh dan yakin tidak pernah mengkhianati hasil.

3. Ikhtiar

Ikhtiar, artinya adanya pengulangan dan latihan terhadap materi yang sudah diterima dari guru dan buku bacaan . siswa harus melatih diri secara kontinue. Siswa bisa mencoba mengerjakan kembali soal-soal yang dibahas pada bimbingan belajar atau pada belajar siang hari, dengan cara selesaikan paket soal atau butir soal yang pernah dibahas, anggap saja anda sedang berada di depan komputer UNBK setel waktunya 3 menit untuk satu soal atau 120 menit per paket soal. Hasil kerja anda cocokkan dengan kunci jawaban, koreksi berapa yang benar atau salah. Jawaban salah, lihat salahnya dimana dan perbaiki kembali sampai anda bisa menyelesaikan soal tersebut tanpa harus melihat catatan.

Sebagai ilustrasi jika anda hari ini ada 5 soal matematika yang dibahas di bimbingan belajar, pulang kerumah anda ulang kembali penyelesaian 5 soal tersebut jika anda bisa jawab benar dengan waktu yang tepat berarti belajar anda sukses. Jika belum benar maka lakukan pengulangan kembali dengan memperbaiki yang salah. Lakukan terus, terus dan terus dengan mata pelajaran lainnya. Insha Allah anda bisa.

4. Do'a dan sedekah

Kekuatan yang tidak ada tandingannya adalah do’a, anda, saya dan kita semua adalah seorang hamba yang lemah dan tidak berdaya di depan Allah, kita hanya bisa merencanakan dan melakukan hal-hal yang syar’i untuk kemaslahatan kita, tapi semua itu Allah yang menentukan. Kita sebagai makhluk Allah tidak boleh sombong dan angkuh, berdoalahlah kepada Allah di setiap waktu apakh melalui Shalat wajib, shalat Tahajjud, shalat dhuha. Bermunajadlah kepada Allah karena Allahlah tempat kita bersandar dan memohon pertolongan dan Allah maha mengabulkan doa kita sebagaimana firmanNya dalam surat Al- Mu’min ayat 60 Artinya “Memohonlah (mendoalah) kepada-Ku, Aku pasti perkenankan permohonan (doa) mu itu”. Media penyampaian doa adalah melalui shalat maka jangan pernah anda meninggalkan shalat dalam kondisi apapun.

Sedekah tidak mesti dengan rupiah, dinar atau dollar, senyum juga sedekah, untuk itu bersedekahlah dengan rutin karena sedekah itu salah satu sunnah harian Rasulullah Sallahi alaihi wassallam. Membantu orang tua dan keluarga dengan tulus dan ikhlas juga sedekah, membantu teman, membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan kita niatkan dengan tulus dan ikhlas Insha Allah jadi sedekah.

5. Tawakkal

Setelah melewati semua tahapan mulia dari Semangat yang tinggi, Usaha yang sungguh-sungguh, murajaah dan latihan dalam bingkai ikhtiar dilaksanakan dengan rutin , berdoa dan bersedekah setiap hari baru kita menyerahkan diri kepada Allah untuk kebaikan kita, bagaiamana baik sama Allah itulah yang harus kita terima. Jangan buru-buru tawakkal sebelum kita melewati tahapan di atas, kadang sering dalam hidup ini terserah kepada Allah segala sesuatu, usaha tidak serius, ikhtiar tidak ada, doa dan sedekah jauh dari kehidupan kita bagaimana bisa mendapatkan kebaikan Allah kepada kita.

Selamat mengikuti US dan UN, semoga anda sukses dan bisa meraih cita-cita yang anda inginkan.

Demikian semoga tulisan ini bermanfaat, saran dan komentar sangat diharapkan. Terimakasih telah membacanya.


Sebagian tulisan sudah pernah dimuat di https://www.google.com/amp/busy.org/@mukhtarilyas/lima-tips-sukses-ujian-nasional-2018/amp