guree.id, Lhokseumawe,29 Maret 2020

Ujian Nasional jenjang SMP dan SMA tahun 2020 ditiadakan berdasarkan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia  nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19). Kebijakan tersebut diambil demi keamanan dan kesehatan siswa dan siswi beserta keluarganya. UN dihapus bukan berarti siswa free belajar, siswa tetap belajar di rumah dengan dipandu oleh gurunya.  Dalam surat edaran tersebut juga ditegaskan bahwa Belajar jarak jauh janganlah menjadi beban bagi siswa sampai harus menuntaskan semua capaian kurikulum. Tetapi bagaimana caranya belajar itu harus bermakna bagi siswa. Belajar di rumah dapat juga difokuskan pada kecakapan hidup semisal pengetahuan tentang virus corona. Belajar di rumah guru harus menyesuaikan media pembelajaran anak supaya jangan terjadi kesenjangan. Belajar di rumah tidak semata-mata guru memberikan tugas tetapi adanya pembahasan dan lakukan penilaian kualitatif saja.

Nilai Rapor sebagai kriteria kelulusan.

Meskipun Nilai UN tidak menjadi syarat kelulusan di SMA dan tidak juga menjadi syarat lulus SNMPTN atau SBMPTN. Pemanfaatan nilai UN hanya sebatas untuk pemetaan mutu dan program bantuan sekolah dan menjadi prestise bagi sekolah. Penentuan kelulusan siswa ada pada sekolah melalui rapat dewan guru dengan kriteria rata-rata nilai rapor, nilai ujian sekolah dan nilai sikap dan perilaku juga menjadi pertimbangan. Untuk tahun 2020 UN dan US ditiadakan karena Negeri sedang darurat wabah Corona maka Kriteria kelulusan siswa sebagai berikut:

  1. kelulusan Sekolah Dasar (SD)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal). Nilai semester genap kelas 6 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan;

  2. Kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA) / sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan; dan

  3. Kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Nilai semester genap tahun terakhir dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Blanko ijazah SMA ada dua kolom nilai yaitu rata-rata nilai rapor  dan nilai Ujian Sekolah. Untuk ujian sekolah bagi siswa kelas XII sebagai penggantinya saya usul portofolio berupa materi pembelajaran jarak jauh selama 2 minggu yang sudah berjalan. Portofolio ditulis tangan saja supaya jangan membebani siswa.  Saya yakin semua guru sudah melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan berbagai aplikasi, pasti ada tugas yang disetor siswa. 

Kita semua harus mensikapi positif situasi yang tidak  menentu ini, karena belajar di rumah diperpanjang sampai dengan tanggal 30 Mei 2020 berdasarkan instruksi Gubernur Aceh Nomor 04/INSTR/2020. Mari kita lakukan hal-hal yang positif untuk mencegah penyebaran virus corona. Tidak usah panik dan cemas karena bisa menurunkan imun tubuh. Tetaplah berjaga-jaga, jangan bertamu, apalagi dengan orang baru kembali dari luar daerah. Tetaplah berdiam di rumah bersama keluarga. Idealnya seperti itu, tetapi terkadang ada hal yang harus dikerjakan untuk memenuhi tugas dan kewajiban, maka berhati-hati, jaga jarak. 

Saya mengajak kepada semua rekan guru mari kita sapa anak didik kita melalui pembelajaran daring karena mereka sudah rindu dengan gurunya, dengan sekolahnya dan mereka bosan di rumah saja. Kapan mereka bisa kumpul kembali dengan kita di sekolah Wallahu A'lam. Untuk situasi ini mari kita support mereka anak didik kita dengan selalu memberi pencerahan jarak jauh. Jika tim medis saat ini berjuang di garda terdepan dengan mempertaruhkan nyawa demi keselamatan bangsa Indonesia maka untuk guru dan tendik garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Program pembelajaran harus tetap berjalan, percayalah rekan dan sahabat ku sekalian bahwa suara guru masih didengar oleh anak didik kita. Jika tidak ada intervensi dari guru, anak di rumah tidak akan belajar, jadi sinergi guru dan orang tua sangat besar pengaruhnya terhadap motivasi siswa dalam belajar. Untuk itu silahkan orang tua jalin komunikasi yang intensif dengan guru dalam situasi ini. Mari kita bersama menjaga keluarga masing-masing semoga Allah mudahkan semua urusan kita dan selalu berdoa agar wabah Covid-19 cepat berlalu dari negeri kita tercinta. Semoga kita bisa betkumpul kembali bekerja mendidik anak-anak harapan bangsa.