GUREE.ID, Takengon, 18 November 2020, Banyak sekali permasalahan  yang dihadapi sekolah dan sangat beragam dari Kabupaten/Kota Provinsi Aceh. Setiap MKKS Kabupaten/Kota diberi kesempatan untuk menyampaikan permasalahan dalam  Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Se Aceh. Rakor kali ini bertema Peningkatan dan Pengembangan Kapasitas MKKS SMA Se Aceh pada Kegiatan Pembinaan Kelompok Kerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan Program Peningkatan Pendidikan Menengah Atas dan Sederajat.

Teuku Nara Setia,SE.,Ak.,M.Si, Sekdis Provinsi Aceh dalam arahannya mengatakan fasilitas sangat menentukan performance sekolah. Fasilitas perlu didata dan ditata untuk mewujudkan lingkungan pembelajaran yang nyaman. Pengadaan fasilitas yang tepat sasaran perlu adanya komunikasi yang baik dari Kepala sekolah. Pihak Dinas mengharapkan dalam rakor MKKS kali ini,  Kepala sekolah dapat meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan manajemen mutu. 

Tahapan berikutnya, permasalahan yang muncul dari setiap sekolah terangkum dalam laporan Ketua MKKS masing-masing daerah. Persoalan yang muncul secara keseluruhan mulai dari Kondisi Guru dan Tendik, sarpras, manajerial, PPDB dan Zonasi, Mutu, Kesejahteraan,  dan isu Asesmen Nasional (AN). Semua masukan akan dirumuskan oleh MKKS Provinsi sebagai program kerja dan rekomendasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh.  

Masa kepemimpinan MKKS periode lalu sudah berakhir,  Muhibul Kibri,S.Pd.,M.Pd,  mendapat kepercayaan kembali dari MKKS Kabupaten/Kota untuk memimpin MKKS Provinsi Aceh sampai dengan tahun 2024.