GUREE.ID, LHOKSEUMAWE, 31 Desember 2020, sahabat guree.id, selamat menikmati hari-hari yang indah dan menyenangkan bersama keluarga dan orang-orang yang kita sayangi. Kali ini saya ingin berbagi dan berdiskusi tentang Anggaran Pendidikan. 


Anggaran adalah sebuah rencana operasional baik penerimaan maupun pengeluaran yang dituangkan dalam bentuk satuan  angka-angka (uang) selama dalam periode tertentu dan menjadi pedoman dalam pelaksanaannya. Knezevich mengemukakan bahwa ”Anggaran merupakan alat penjabaran suatu rencana ke dalam bentuk biaya untuk setiap komponen kegiatan.” (Sagala, 2004:178).  


BACA JUGA: 

Anggaran  sebagai alat perencanaan dan pengendalian juga alat bantu bagi manajemen dalam mengarahkan suatu lembaga dalam posisi yang kuat atau lemah. Anggaran berfungsi sebagai alat penaksir, alat otorisasi pengeluaran dana  dan sebagai alat efisiensi yaitu fungsi yang paling esensial dalam pengendalian. Dari segi pengendalian jumlah anggaran yang didasarkan atas angka-angka yang standar dibandingkan dengan realisasi biaya yang melebihi atau kurang, dapat dianalisis ada tidaknya pemborosan atau penghematan.  

  ARTIKEL TERKAIT:

PERUNDUNGAN SISWA INDONESIA MENCAPAI 41%

Anggaran adalah rencana yang diformulasikan dalam bentuk nominal mata uang dalam jangka waktu atau periode tertentu, serta alokasi sumber-sumber kepada setiap bagian kegiatan. Anggaran memiliki peran penting didalam perencanaan, pengendalian dan evaluasi kegiatan yang dilakukan sekolah.  

Realisasi anggaran harus dicatat oleh penanggungjawab program melalui pemegang kas, sebagai laporan dan dapat memberikan informasi perbandingan rencana  anggaran dengan pelaksanaan, yang berguna untuk menyusun langkah perbaikan selanjutnya.

    

Paradigma baru pendidikan di Indonesia diikuti juga oleh sistem manajemen yang baru dalam pembiayaan pendidikan, gaya lama manajemen pembiayaan lebih bersifat vertikal artinya menjalankan program yang sudah ada sehingga penekanan pada kos semata. Sedangkan paradigma baru manajemen pembiayaan lebih memfokuskan pada pengelolaan aktivitas dan proses seperti kos kualitas dan pengukuran kinerja kualitas, dan bersifat lebih horizontal.

Demikian tulisan ini  semoga bermanfaat, kritik dan saran sangat diharapkan untuk perbaikan masa yang akan datang.